BULUKUMBA, SULSELLIMA.COM - Pemilihan kepala lingkungan di Kecamatan Bulukumpa, Kabupaten Bulukumba, kini menjadi sorotan. Pemilihan kepala lingkungan yang seharusnya membawa kepastian justru berujung pada kebingungan. Warga bertanya-tanya, siapa yang sebenarnya memegang kendali atas keputusan ini?Sulham, Ketua LMPI Kecamatan Bulukumpa
Di warung-warung kopi, di tepi jalan yang ramai, diskusi tak henti-hentinya berputar di antara para tokoh masyarakat. "Katanya pemilihan sudah dikembalikan ke kelurahan," ujar seorang warga. "Tapi kenapa lurah masih diam?"
Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf, dikabarkan telah menginstruksikan pihak kecamatan untuk menyerahkan kembali proses pemilihan kepala lingkungan Tanete ke kelurahan. Namun, di lapangan, eksekusi kebijakan ini justru menimbulkan tanda tanya baru.
Ketua LMPI Kecamatan Bulukumpa, Sulham, mempertanyakan apakah benar camat telah mengembalikan kewenangan kepada kelurahan. Jika demikian, mengapa lurah masih belum memberi pernyataan resmi?
“Ini belum ada kejelasan sama sekali,” tegasnya. “Masyarakat butuh kepala lingkungan Tanete yang definitif.”
Sulham menegaskan bahwa jika kewenangan telah dikembalikan ke kelurahan, maka prosesnya harus melibatkan musyawarah. Keputusan sepihak tidak boleh terjadi.
"Jangan sampai masyarakat hanya menjadi penonton. Ini tentang kepemimpinan di lingkungan mereka sendiri," ujarnya.
Kini, seluruh mata tertuju pada kelurahan, kecamatan, hingga bupati. Warga Tanete menunggu kepastian—menanti siapa yang akan membuka suara dan memberikan kejelasan yang selama ini dinanti.***