SELAYAR, SULSLELIMA.COM - Harga gas LPG 3 kg atau yang dikenal sebagai "gas melon" mengalami lonjakan signifikan di Kepulauan Selayar, dengan harga eceran mencapai Rp40.000 hingga Rp50.000 per tabung. Angka tersebut jauh melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) resmi yang ditetapkan sebesar Rp18.000.Ilustrasi Gas LPG 3 kg
Selain mahal, ketersediaan gas melon juga menjadi persoalan bagi warga, terutama ibu rumah tangga di pulau-pulau terpencil. Situasi ini diperburuk oleh musim angin barat yang kerap menghambat distribusi.
"Di sini ada gas, walaupun jumlahnya terbatas. Harganya berkisar antara Rp40.000 hingga Rp45.000. Beberapa ibu-ibu mulai beralih menggunakan kayu bakar untuk memasak," ujar seorang warga Pulau Tarupa, Kamis (20/2/2025).
Kondisi serupa juga terpantau di pulau-pulau lain di kawasan Takabonerate dan dua kecamatan di Pulau Jampea. Para pengecer menjual gas melon dengan harga yang terus meningkat, menyulitkan masyarakat kecil yang bergantung pada bahan bakar ini untuk kebutuhan sehari-hari.
Selain gas LPG, harga kebutuhan pokok lainnya juga mengalami kenaikan, menambah beban ekonomi warga. Masyarakat berharap pemerintah segera mengambil langkah untuk mengatasi persoalan harga dan distribusi agar kebutuhan dasar tetap terjangkau.(Tim)